KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan mahasiswa berkualitas tinggi. Kali ini, prestasi gemilang diraih oleh seorang mahasiswa dari Unit MABA (Mahasiswa Baru) yang berhasil meraih Medali Emas pada Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional (KITN) 2026, yang diselenggarakan di Jakarta pada 28-30 Maret 2026 lalu.
Mahasiswa bernama Muhammad Rizki Pratama, asal Sulawesi Tenggara yang saat ini menempuh pendidikan di Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Kendari, berhasil mengalahkan ratusan peserta dari universitas ternama se-Indonesia. Prestasinya membuktikan bahwa meskipun masih dalam tahun pertama perkuliahan, mahasiswa dari kampus berlokasi di Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari ini memiliki potensi dan kemampuan yang luar biasa dalam bidang teknologi dan inovasi.
Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026 merupakan salah satu ajang kompetisi bergengsi di tingkat nasional yang diikuti oleh lebih dari 400 peserta dari 120 universitas di seluruh Indonesia. Peserta berkompetisi dalam berbagai kategori, mulai dari teknologi artificial intelligence, aplikasi mobile, Internet of Things (IoT), hingga teknologi ramah lingkungan. Rizki sendiri mengikuti kategori IoT dengan tema “Solusi Pintar untuk Pertanian Modern di Era Transisi Digital.”
Inovasi yang Mengubah Industri Pertanian
Inovasi yang dibawa Rizki bernama “AgriSense Pro” – sebuah sistem monitoring pertanian berbasis Internet of Things yang dirancang khusus untuk meningkatkan produktivitas pertanian lokal Sulawesi Tenggara. Sistem ini mengintegrasikan sensor tanah, sensor cuaca, dan teknologi machine learning untuk memberikan rekomendasi real-time kepada petani terkait keputusan irigasi, pemupukan, dan pemanenan.
“AgriSense Pro ini adalah hasil dari observasi saya terhadap tantangan nyata yang dihadapi petani di Sulawesi Tenggara. Banyak petani yang masih menggunakan metode konvensional dan sering mengalami gagal panen karena ketidaksesuaian dengan kondisi alam. Saya ingin membuat teknologi yang tidak hanya canggih tetapi juga dapat diakses oleh petani lokal dengan harga terjangkau,” ujar Rizki saat diwawancarai di kantor Dekanat Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari pada Selasa, 02 April 2026.
Sistem yang dirancang Rizki telah diuji coba di lima desa di Kecamatan Abeli, Kendari, melibatkan lebih dari 50 petani lokal. Hasilnya menunjukkan peningkatan produktivitas sebesar 35 persen dan pengurangan penggunaan air sebesar 40 persen dalam tiga bulan pertama pengujian. Angka-angka ini menjadi pertimbangan utama dewan juri untuk memberikan penghargaan tertinggi kepada Rizki.
Perjalanan Singkat Namun Penuh Dedikasi
Tidak banyak yang tahu bahwa prestasi gemilang ini berasal dari mahasiswa yang baru menginjak semester kedua. Rizki hanya menghabiskan waktu sekitar delapan bulan sejak diterima sebagai mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Kendari hingga mengikuti kompetisi nasional. Dalam waktu singkat tersebut, dia berhasil mengembangkan ide, melakukan riset mendalam, merancang prototype, dan melakukan testing di lapangan.
“Ketika pertama kali masuk kampus, saya langsung tertarik dengan program akselerator inovasi yang ada di Universitas Muhammadiyah Kendari. Saya mengikuti berbagai workshop dan mentoring yang disediakan, terutama dari dosen-dosen di Fakultas Teknik yang sangat supportif. Mereka tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga membimbing saya dalam mengembangkan ide-ide kreatif,” cerita Rizki.
Program yang dimaksud adalah “Innovation Hub Unismuh Kendari,” sebuah pusat inkubasi mahasiswa yang didirikan tahun 2023 untuk mendukung pengembangan ide-ide inovatif dari kalangan mahasiswa. Melalui program ini, Rizki mendapatkan akses ke laboratorium, mentor berpengalaman, dan kesempatan untuk melakukan research dengan didukung dana dari kampus.
“Saya sangat berterima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya kepada Dekan Fakultas Teknik, para dosen pembimbing saya, dan rekan-rekan di Innovation Hub yang telah mendukung perjalanan ini. Tanpa dukungan mereka, saya tidak akan bisa mencapai prestasi ini,” tambah Rizki dengan penuh rasa terima kasih.
Respons Penuh Kebanggaan dari Pimpinan Kampus
Prestasi Rizki mendapatkan respons sangat positif dari pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari. Dr. H. Bambang Suryanto, M.Si., selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini.
“Prestasi yang diraih Rizki adalah bukti nyata bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki komitmen serius dalam mengembangkan ekosistem akademik yang mendukung inovasi dan kreativitas. Meski Rizki masih mahasiswa baru, dia telah menunjukkan dedikasi dan kemampuan yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa talenta-talenta muda berbakat ada di mana-mana, termasuk di Kendari,” ungkap Rektor Bambang dalam sambutan resmi di Aula Kampus Utama pada 02 April 2026.
Rektor Bambang juga mengumumkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari akan memberikan beasiswa penuh untuk Rizki hingga lulus, sekaligus mendukung pengembangan lebih lanjut dari inovasi AgriSense Pro untuk komersial.
“Kami ingin AgriSense Pro tidak hanya menjadi proyek akademik, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi petani di Sulawesi Tenggara dan Indonesia secara luas. Oleh karena itu, kami akan memfasilitasi Rizki untuk mendirikan startup atau bekerja sama dengan partner industri yang tepat,” jelas Rektor Bambang.
Sementara itu, Dr. Ir. Suwandi, M.Eng., Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari, menambahkan bahwa prestasi ini menunjukkan kualitas program pendidikan di fakultasnya.
“Program Studi Teknik Informatika kami dirancang dengan kurikulum yang tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada penerapan praktis. Kami sangat mengapresiasi dedikasi Rizki dan juga komitmen dosen-dosen kami yang selalu membimbing mahasiswa dengan penuh tanggung jawab. Semoga prestasi Rizki ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa-mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada kemajuan bangsa,” ujar Dekan Suwandi.
Dampak Positif pada Unit MABA dan Ekosistem Kampus
Pencapaian Rizki memberikan dampak positif yang signifikan terhadap Unit MABA Universitas Muhammadiyah Kendari. Berbagai mahasiswa baru lainnya kini mulai aktif mengikuti program-program pengembangan diri, workshop, dan mentoring yang ditawarkan oleh Innovation Hub.
“Prestasi Rizki membuat kami semakin termotivasi untuk mengembangkan ide-ide kami sendiri. Kami melihat bahwa meskipun baru mahasiswa baru, dimungkinkan untuk mencapai prestasi tingkat nasional. Ini membuat kami lebih percaya diri,” kata Dina Maharani, mahasiswa baru Program Studi Teknik Elektronika, ketika dimintai komentar mengenai prestasi Rizki.
Kepala Unit MABA, Hasan Muthalib, M.Pd., juga merespons dengan sangat positif. “Prestasi Rizki adalah kebanggaan bagi Unit MABA. Dia menunjukkan kepada mahasiswa baru lainnya bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan potensi dan bakat. Kami akan terus mendukung berbagai kegiatan pengembangan diri dan prestasi mahasiswa baru kami,” ucap Hasan.
Komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari pada Inovasi
Prestasi yang diraih Rizki sebenarnya bukan fenomena baru di Universitas Muhammadiyah Kendari. Dalam tiga tahun terakhir, mahasiswa-mahasiswa kampus ini telah meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional dan internasional, baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni budaya. Fakta ini menunjukkan komitmen yang konsisten dari kampus dalam mengembangkan potensi mahasiswa.
Investasi Universitas Muhammadiyah Kendari terhadap infrastruktur penunjang inovasi, seperti laboratorium berstandar internasional, perpustakaan digital, dan program mentoring, menunjukkan seriusnya institusi ini dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten tetapi juga berinovasi.
“Kami percaya bahwa pendidikan tinggi di era digital seperti sekarang harus lebih dari sekadar transfer ilmu. Kami harus membimbing mahasiswa untuk menjadi problem solver, inovator, dan entrepreneur yang mampu memberikan solusi nyata atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. Itulah mengapa kami terus mengembangkan program-program yang mendukung hal tersebut,” tambah Rektor Bambang dalam kesempatan yang lain.
Penutup: Semangat Baru untuk Masa Depan
Prestasi Muhammad Rizki Pratama adalah bukti nyata bahwa potensi akademik dan inovasi tidak mengenal batasan geografis atau status mahasiswa baru. Dengan dukungan penuh dari institusi, dosen, dan rekan-rekan sejawat, seorang mahasiswa dari Kendari dapat bersaing dan bahkan memenangkan kompetisi tingkat nasional melawan mahasiswa dari universitas-universitas terkemuka.
Ke depannya, Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem akademik yang mendukung inovasi. Prestasi Rizki diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa baru dalam berbagai program pengembangan diri dan kompetisi akademik.
Bagi Unit MABA khususnya, pencapaian ini menjadi pesan kuat bahwa mahasiswa baru yang baru memulai perjalanan akademik mereka memiliki potensi luar biasa untuk mencapai prestasi tinggi. Dengan bimbingan yang tepat, fasilitas yang memadai, dan semangat yang tinggi, tidak ada yang tidak mungkin.
Selamat untuk Muhammad Rizki Pratama, pemenang Medali Emas Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi ribuan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari untuk terus berinovasi, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.
—
[Laporan: Tim Jurnalistik Kampus | Tanggal: 02 April 2026]