KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari resmi meluncurkan program beasiswa dan bantuan pendidikan terpadu untuk mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Program yang dirancang khusus oleh Unit MABA (Mahasiswa Baru) ini menawarkan solusi komprehensif untuk mengurangi beban finansial calon mahasiswa dan membuka akses pendidikan berkualitas bagi kalangan kurang mampu di Sulawesi Tenggara.
Peluncuran program ini dilakukan pada Sabtu, 20 April 2026, bertempat di Aula Utama Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari. Acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, dosen, dan calon mahasiswa ini menandai komitmen institusi untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas dan inklusif.
Menurut informasi yang dihimpun, program beasiswa tahun ini dialokasikan dengan dana total mencapai Rp 12 miliar dengan target minimal 500 mahasiswa penerima manfaat. Angka ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mengakomodasi 300 penerima beasiswa. Diversifikasi jenis beasiswa mencakup beasiswa penuh, beasiswa parsial, dan bantuan pendidikan dalam bentuk keringanan biaya pendaftaran hingga pelepasan biaya administrasi akademik.
Latar Belakang Kebijakan Beasiswa
Universitas Muhammadiyah Kendari, sebagai institusi pendidikan tinggi swasta terbesar di kawasan Sulawesi Tenggara, telah lama menjadi pilihan utama calon mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi. Namun, tantangan finansial tetap menjadi hambatan serius bagi calon mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu. Fenomena ini mendorong pimpinan universitas untuk merancang strategi beasiswa yang lebih agresif dan terukur.
“Kami memahami bahwa pendidikan berkualitas adalah hak setiap individu, regardless dari latar belakang ekonomi mereka. Dalam konteks Sulawesi Tenggara, masih banyak talenta muda yang belum dapat mengakses pendidikan tinggi karena keterbatasan finansial. Oleh karena itu, kami mengambil inisiatif untuk memperluas program beasiswa sebagai bentuk tanggung jawab sosial Universitas Muhammadiyah Kendari,” ujar Prof. Dr. Ir. Muhammad Rusli, M.Sc., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutannya di acara peluncuran.
Lebih lanjut, Prof. Rusli menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menjadi pusat pendidikan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Universitas yang berdiri sejak 1968 ini telah membuktikan dedikasi untuk melahirkan generasi pemimpin yang tidak hanya kompeten secara akademis tetapi juga memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang kuat.
Skema Beasiswa yang Ditawarkan
Program beasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari untuk tahun 2026 ini dirancang dengan sistem berjenjang untuk mengakomodasi berbagai kategori mahasiswa. Skema pertama adalah Beasiswa Penuh Prestasi, yang memberikan pembiayaan komprehensif meliputi biaya pendaftaran, biaya akademik, biaya SKS per semester, dan tunjangan buku sebesar Rp 500 ribu per semester. Beasiswa jenis ini ditujukan untuk lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat dengan nilai rata-rata rapor minimal 3.5 dari skala 4.0 dan prestasi akademis maupun non-akademis yang terukur.
Kategori kedua adalah Beasiswa Parsial Berprestasi, yang mencakup pembiayaan biaya akademik dan biaya SKS semester pertama saja. Skema ini ditargetkan untuk siswa dengan rata-rata rapor antara 3.0–3.4 dan diharapkan dapat meningkatkan motivasi akademis mereka sepanjang perkuliahan. Penerima beasiswa jenis ini juga mendapatkan akses prioritas untuk mengikuti program mentoring akademis yang diasuh oleh dosen berpengalaman.
Ketiga adalah Bantuan Pendidikan Khusus, yang diberikan kepada calon mahasiswa yang berasal dari keluarga sangat kurang mampu, memiliki prestasi cukup (minimal nilai rata-rata rapor 2.8), dan memiliki potensi akademis yang dapat dikembangkan. Bantuan ini mencakup keringanan biaya pendaftaran hingga 100 persen dan subsidi biaya SKS semester pertama sebesar 50 persen.
Selain itu, universitas juga membuka Program Beasiswa Khusus untuk Daerah Tertinggal, dengan fokus pada calon mahasiswa yang berasal dari kabupaten-kabupaten di wilayah Sulawesi Tenggara seperti Muna, Buton, Wakatobi, dan Kolaka. Program ini diberikan mengingat kesenjangan akses pendidikan tinggi yang masih cukup besar antara kota Kendari dan daerah-daerah pinggiran.
Mekanisme Seleksi dan Pendaftaran
Menurut penjelasan dari Dr. Hj. Siti Nur Azizah, M.Si., Kepala Unit MABA Universitas Muhammadiyah Kendari, proses seleksi beasiswa dilakukan dengan mekanisme yang transparan dan objektif. “Kami tidak hanya melihat dari prestasi akademis semata. Seleksi kami juga mempertimbangkan aspek karakter, dedikasi, dan potensi calon mahasiswa untuk berkontribusi kepada kampus dan masyarakat,” jelasnya dalam wawancara khusus.
Adapun proses seleksi beasiswa dimulai dengan pengumpulan dokumen online melalui portal pendaftaran UMKD (https://pendaftaran.umkd.ac.id) mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Dokumen yang dipersyaratkan antara lain: formulir permohonan beasiswa, fotokopi nilai rapor asli yang sudah dilegalisir, surat keterangan tidak mampu dari kelurahan setempat, surat rekomendasi dari guru/sekolah asal, dan esai pendek tentang motivasi melanjutkan pendidikan tinggi.
Setelah tahap administrasi, akan dilakukan verifikasi data dan kunjungan rumah untuk memastikan kondisi ekonomi keluarga calon penerima beasiswa. Tahap selanjutnya adalah wawancara dengan tim penyeleksi yang terdiri dari perwakilan Rektorat, Tim MABA, dan dosen-dosen terpilih. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 15 Agustus 2026, dan kegiatan orientasi mahasiswa baru untuk penerima beasiswa akan dilakukan sebelum tahun akademik dimulai.
Dukungan dan Ekspektasi dari Pimpinan Universitas
Dr. H. Baharuddin, M.Pd., Wakil Rektor I Bidang Akademik, menyatakan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian integral dari strategi peningkatan kualitas mahasiswa dan aksesibilitas pendidikan. “Dengan menjangkau lebih banyak calon mahasiswa berprestasi dari berbagai latar belakang ekonomi, kami yakin dapat meningkatkan diversity di kampus ini. Diversity ini akan memperkaya proses pembelajaran dan membangun budaya kampus yang lebih inklusif,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. H. Lukman Harun, M.H., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, menambahkan bahwa program beasiswa ini juga dilengkapi dengan pendampingan non-akademis. “Para penerima beasiswa tidak hanya akan mendapatkan bantuan finansial, tetapi juga pembinaan karakter, pengembangan keterampilan, dan akses ke berbagai program pengalaman praktis seperti magang dan penelitian,” katanya.
Komitmen ini tercermin dalam alokasi anggaran universitas sebesar Rp 12 miliar untuk program beasiswa tahun 2026, yang bersumber dari dana operasional universitas, sumbangan pihak ketiga, dan hasil investasi amal usaha Universitas Muhammadiyah Kendari.
Dampak dan Harapan Program
Peluncuran program beasiswa komprehensif ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang berlipat ganda. Pertama, dari sisi akses pendidikan, program ini diproyeksikan dapat meningkatkan jumlah mahasiswa baru berkualitas yang terdaftar di Universitas Muhammadiyah Kendari sebesar 25–30 persen pada tahun akademik 2026/2027.
Kedua, dari aspek kualitas mahasiswa, dengan target yang lebih selektif dan komprehensif, universitas diharapkan dapat menarik calon mahasiswa terbaik dari seluruh penjuru Sulawesi Tenggara. Ini akan berdampak pada peningkatan prestasi akademik mahasiswa dan reputasi akademis universitas secara keseluruhan.
Ketiga, program ini diharapkan dapat mengurangi angka dropout mahasiswa yang disebabkan faktor finansial. Data internal universitas menunjukkan bahwa 12–15 persen mahasiswa berhenti di tengah perkuliahan karena ketidakmampuan membayar biaya pendidikan. Program beasiswa ini diharapkan dapat menurunkan angka tersebut secara signifikan.
Keempat, dari perspektif sosial, program ini mencerminkan komitmen universitas terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility). Dengan membuka akses pendidikan lebih luas, universitas berkontribusi pada pengurangan kesenjangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal.
Narasumber lain, Ir. Ahmad Syaiful Bahri, M.T., Ketua Program Studi Teknik Sipil dan koordinator program beasiswa untuk kelompok program SAINS, menyatakan antusiasmenya. “Kami sangat antusias menerima mahasiswa baru berkualitas dari berbagai latar belakang. Hal ini akan memperkaya warna akademik dan menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna di kelas-kelas kami,” ujarnya.
Testimoni Calon Mahasiswa
Dalam kesempatan peluncuran program, beberapa calon mahasiswa yang sudah mendapatkan informasi awal tentang program beasiswa ini memberikan testimoni positif. Salah satunya adalah Sinta Wahyuni, 17 tahun, siswi kelas XII SMA Negeri 2 Kendari, yang berasal dari keluarga kurang mampu dengan orang tua yang bekerja sebagai nelayan.
“Saya sangat senang mendengar ada program beasiswa ini. Sebelumnya, saya ragu bisa melanjutkan pendidikan tinggi karena situasi ekonomi keluarga yang terbatas. Dengan adanya program ini, harapan saya untuk meraih gelar sarjana menjadi lebih besar. Saya berkomitmen untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan membuktikan bahwa beasiswa yang diberikan kepada saya digunakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Sinta dengan antusiasme.
Testimoni serupa juga datang dari Rido Pratama, 18 tahun, siswi dari SMA Negeri 1 Unaaha, Muna. “Saya berasal dari daerah tertinggal dan harus merantau ke Kendari untuk melanjutkan pendidikan. Program beasiswa khusus untuk daerah tertinggal sangat membantu saya. Sekarang, saya bisa fokus untuk belajar tanpa harus khawatir tentang biaya pendidikan,” katanya.
Penutup
Program beasiswa dan bantuan pendidikan yang diluncurkan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari pada 20 April 2026 ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam mewujudkan visi pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan alokasi dana Rp 12 miliar dan target 500 penerima manfaat, universitas menunjukkan komitmen serius untuk membuka akses pendidikan tinggi berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan finansial.
Program ini tidak hanya bermanfaat bagi calon mahasiswa, tetapi juga bagi institusi pendidikan itu sendiri dalam meningkatkan kualitas akademis dan reputasinya sebagai universitas yang peduli terhadap pemberdayaan masyarakat. Dengan mekanisme seleksi yang transparan, skema beasiswa yang beragam, dan dukungan pendampingan yang komprehensif, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adil dan memberdayakan.
Bagi calon mahasiswa yang tertarik untuk memanfaatkan program beasiswa ini, pendaftaran dapat dilakukan mulai 1 Mei 2026 melalui portal pendaftaran resmi universitas. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Unit MABA Universitas Muhammadiyah Kendari melalui nomor telepon (0401) 3198-500 atau email: [email protected].
Harapan besar tertumpu pada program ini untuk menjadi jembatan nyata bagi ribuan calon mahasiswa berprestasi namun kurang mampu di Sulawesi Tenggara untuk meraih pendidikan tinggi berkualitas dan turut berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.
—
Penulis: Redaksi Berita Kampus
Tanggal Publikasi: 20 April 2026
Sumber: Siaran Pers Universitas Muhammadiyah Kendari, Observasi Lapangan, dan Wawancara Narasumber